Buku

Majalah Percik - Edisi Agustus 2004, Sampah Masih Jadi "Sampah"

Sekretariat Pokja AMPL   Th. 926

Cakupan pelayanan pengelolaan persampahan yang masih rendah khususnya di perkotaan dapat berdampak pada meningkatnya wabah penyakit menular seperti tipus, kolera, muntaber, disentri, pes, leptospirosis, salmonelosis, demam gigitan tikus. Selain juga sampah yang dibuang ke sungai dan saluran pembuangan berpotensi menimbulkan banjir.

Prinsip pengurangan timbulan sampah pada dasarnya telah dikenal dan mulai dilakukan walaupun masih dalam skala kecil dan sebagian besar dilakukan oleh pemulung. Pengomposan pun sudah dilakukan namun dalam jumlah yang sangat terbatas.

[ English Edition ]
 

CDM : Mekanisme Pembangunan Bersih (seri perubahan iklim)

Daniel Murdiyarso   20 September 2004 2.264

Ketika Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism, CDM) diterima sebagai salah satu cara untuk mengimplementasikan Protokol Kyoto, banyak pihak belum dapat membayangkan prosedur dan aturan mainnya.

CDM memiliki tujuan ganda: membantu negara berkembang dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan membantu negara maju dalam mencapai target penurunan emisi. Karena itu CDM dirancang sebagai bentuk investasi yang berbasis pasar dengan sertifikatpenurunan emisi (Certified Emission Reduction, CER) sebagai komoditasnya.

Buku ini secara populer menguraikan aturan main CDM dalam tataran nasional dan internasional; termasuk aspek bisnis, teknis, hukum dan kelembagaannya dilihat dari perspektif global maupun nasional; serta membuka wawasan pemikiran yang selama ini sangat sektoral dan terkotak-kotak. Karena itu, buku ini cocok untuk dibaca oleh berbagai kalangan yang hendak memperluas wawasannya tentang pembangunan berkelanjutan.

Warta WESLIC

Redaksi warta Weslic   - Januari Edis 1.141

Pada era sekarang, pembangunan lebih mengarah kepada pembangunan yang berbasis pada masyarakat "Community Basic", yang diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam menangani masalahnya.
WSLIC-2 merupakan salah satu bentuk pembangunan yang berbasis pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pembangunan sarana air bersih dan sanitasi, perubahan perilaku, menekan penyakit yang disebabkan oleh kondisi lingkungan kurang sehat dan kesinambungan program.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 907/ MENKES/ SK/ VII/ 2002 Tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum

27 Agustus 2004 7.000

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 907/ MENKES/ SK/ VII/ 2002 Tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum berisi tentang persyaratan kualitas air minum, tatacara pelaksanaan pengawasan kualitas air minum, dan pelaksanaan pengawasan internal kualitas air oleh pengelola penyediaan air minum.

Majalah Percik - Edisi Juni 2004, Sanitasi yang Terabaikan

Sekretariat Pokja AMPL   4 Th. 904

Sanitasi sepertinya bukan merupakan kata yang asing bagi kita semua. Tapi mungkin hanya sedikit dari kita yang menyadari betapa pentingnya sanitasi. Pentingnya sanitasi mungkin dapat terwakili dari pernyataan Mahatma Gandhi bahwa "Sanitation is more importance than independence".

[ English Edition ]
 

Majalah Percik - Edisi Pebruari 2004, MDG Target Baru Masalah Klasik

Sekretariat Pokja AMPL   Th. 810

Masih banyak masalah yang dihadapi oleh negara-negara berkembang di dunia yang sebenarnya masih berkutat pada kebutuhan dasar manusia.
Masalah tersebut tidak akan dapat diselesaikan sendiri hanya oleh negara berkembang yang bahkan sebagian besar penerimaan habis untuk membayar hutang. Dibutuhkan bentuk kerjasama saling menguntungkan diantara negara berkembang dan negara maju.

[ English Edition ]
 

Majalah Percik - Edisi Oktober 2003, Implementasi Kebijakan Nasional Pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat

Sekretariat Pokja AMPL   Th. 844

Melanjutkan fokus Percik pada edisi perdana maka pada edisi kedua ini kami mengetengahkan proyek-proyek air minum dan penyehatan lingkungan yang telah mengadopsi prinsip-prinsip yang terkandung dalam kebijakan nasional air minum dan penyehatan lingkungan berbasis masyarakat.
Beberapa proyek yang kami tampilkan adalah Water Supply for Low Income Communities 2 (WSLIC 2), Rural and Water Supply in Nusa Tenggara Timur (ProAir), Sanitasi oleh Masyarakat (SANIMAS), dan Community Water Supply and Health (CWSH). Kami mengharapkan sajian ini dapat memberikan gambaran lebih lengkap terhadap implementasi kebijakan nasional tersebut.

[ English Edition ]
 

Habitat Debate - Vol.9 No.3 Edisi September 2003
Water and Sanitation for Cities

UN-HABITAT   Th. 846

The theme this year of World Habitat Day on 6 October spearheaded by the Brazilian city of Rio de Janeiro is water and sanitation.
Never before has there been such clear international consensus that sustainable development starts with health and dignity. These fundamental conditions of human development cannot be met without sustained investment in safe water and basic sanitation.

Majalah Percik - Edisi Agustus 2003, Waspola : Lahirkan Kebijakan Nasional Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat

Sekretariat Waspola   Th. 843

Pembangunan sektor air minum dan penyehatan lingkungan telah berlangsung lama. Tentunya banyak hasil yang telah dicapai di samping masih ditemuinya beberapa kendala dan hasil-hasil pembangunan yang belum optimal. Terlepas dari itu semua, perhatian terhadap sektor air minum dan penyehatan lingkungan dalam beberapa tahun terakhir terasa mulai meningkat.
Menyadari semakin pentingnya air minum dan penyehatan lingkungan, maka salah satu isu yang mengemuka adalah rendahnya kepedulian dan kesadaran masyarakat dan pihak berkepentingan (stakeholder ). Memperhatikan kendala ini, maka dipandang perlu untuk meningkatkan keterlibatan seluruh pihak berkepentingan (stakeholder) dalam pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan. Keterlibatan pihak berkepentingan akan sangat membantu mempercepat pencapaian tujuan dan sasaran program air minum dan penyehatan lingkungan.

[ English Edition ]
 

Warta WSLIC - Edisi 01 Tahun 2003

WSLIC   Th. 893

Pada era sekarang, pembangunan lebih mengarah kepada pembangunan yang berbasis pada masyarakat "Community Basic", yang diharapkan dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam menangani masalahnya.WSLIC-2 merupakan salah satu bentuk pembangunan yang berbasis pada masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pembangunan sarana air bersih dan sanitasi, perubahan perilaku, menekan penyakit yang disebabkan oleh kondisi lingkungan kurang sehat dan kesinambungan program